Minggu, 16 Juni 2013

5 Cara Membuat Hidup Lebih Baik



Setiap orang pasti ingin menjadi lebih baik dari hari ke hari. Episode kehidupan adalah proses yang tak pernah berkesudahan. Manusia tumbuh dan berkembang dari bayi yang hanya bisa menangis, tumbuh menjadi anak yang terus bergerak, berkembang menjadi remaja dengan bermacam problema hingga menjadi dewasa. Selain perkembangan fisik, manusia juga harus meningkatkan kualitas kepribadiaannya seiring dengan waktu. Bagaimana caranya? Banyak hal yang bisa dilakukan, diantaranya 5 kiat ini jika dijalankan akan memperbaiki kualitas diri kita menjadi lebih baik.
                                                                                                                        
1.      Before you talk, listen.
Sebelum anda bicara, dengarkan. Banyak orang yang lebih sering bicara daripada mendengarkan. Mereka ingin suaranya didengar dan keluh kesahnya diperhatikan. Namun mereka sangat jarang meluangkan waktu untuk mendengarkan orang lain. Akhirnya orang yang seperti ini kurang disukai oleh lingkungan sekitarnya.
Manusia dianugerahi dua telinga dan satu mulut agar lebih banyak mendengar daripada bicara. Seorang pemimpin dari lingkup terkecil seperti kepala keluarga sampai pemimpin negara harus lebih banyak mendengar suara dari orang yang dipimpinnya daripada memperbanyak bicara. Mendengarkan berarti memperhatikan, perhatian itu sama dengan peduli. Perhatian dan kepedulian adalah salah satu tanda cinta. Jika kita menunjukkan rasa cinta kepada orang lain maka orang lain juga akan mencintai kita.

2.      Before you react, think.
Sebelum anda bereaksi, berpikirlah. Banyak permasalahan di dunia ini terjadi karena reaksi yang berlebihan tanpa didasari oleh pikiran. Pertengkaran dalam rumah tangga sampai peperangan antar negara terjadi karena ada pihak yang terlalu cepat bereaksi tanpa berpikir terlebih dahulu. Mereka dikendalikan oleh emosi sesaat hingga rasa marah pun tertumpah. Bisa berupa perkataan yang terlontar ataupun perbuatan yang tak terkendali.
Jika kita selalu berpikir sebelum berbuat, akan semakin sedikit permasalahan yang akan terjadi. Permusuhan akan berkurang. Hidup pun menjadi tenteram.



3.      Before you criticize, wait.
Sebelum anda mengkritik, tunggulah. Sebagian orang ada yang suka mengkritik dan memberi komentar negatif kepada orang lain. Terlepas dari benar tidaknya yang dilakukan orang lain itu. Salah sudah pasti dikritik, tapi terkadang berbuat baik pun masih dikomentarin juga. Orang bertipe pengkritik ini banyak disekitar kita. Mudah-mudahan kita bukan salah satu orang diantaranya.
Jadilah orang yang selalu memberikan semangat positif kepada orang lain. Jika ada orang lain yang berbuat salah atau kurang baik, berilah motivasi kepada mereka untuk memperbaiki diri. Bukan dengan menyalahkan apalagi “melabeli” mereka sebagai orang gagal atau tidak bisa apa-apa. Berilah kritik atau komentar anda selalu dengan nada positif. Misalnya ketika orang lain gagal melakukan sesuatu lebih baik kita katakan “kamu hampir berhasil, coba sekali lagi”. Daripada kita bilang “gitu aja gak bisa, payah”.

4.      Before you pray, forgive.
Sebelum anda berdoa, maafkanlah. Kapanpun kita akan beribadah atau berdoa, maafkanlah orang-orang di sekitar kita. Jadilah pribadi yang berlapang dada. Walaupun orang lain yang punya salah, kita harus lebih dahulu memaafkan. Bahkan kita doakan mereka agar diberikan petunjuk dan hidayah untuk menjadi orang yang lebih baik.
Jika kita yang bersalah, segeralah meminta maaf. Selagi ruh belum terpisahkan dari badan. Berbesar hatilah untuk mengakui segala kekhilafan. Maaf-memaafkan akan meringkankan beban kehidupan, langkah akan menjadi ringan untuk mencapai tujuan.

5.      Before you quit, try
Sebelum anda menyerah, berusahalah. Hidup pasti ada cobaan dan hambatan. Tidak selamanya jalan kehidupan itu lurus dan mulus sehingga mudah dilalui. Kita harus melalui tanjakan, belokan dan turunan yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental agar masih bisa terus berjalan. Jika kita merasa ingin lelah dan ingin menyerah, ingatlah kata-kata ini “sebelum anda menyerah, berusahalah”. Ya, berusahalah terus. Lakukan lagi dan lagi. Dari kegagalan kita bisa belajar untuk berusaha dengan lebih baik. Jangan berhenti karena kita tak akan pernah sampai tujuan jika langkah kaki telah terhenti.

Jangan pernah menyerah karena seorang pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak akan pernah menang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar